Cpanel
PENGENALAN CONTROL PANEL (cPanel)
____
cPanel adalah singkatan dari control panel hosting yang memiliki fungsi untuk mengelola hosting, domain, dan website. Dengan cPanel kamu bisa dengan mudah mengatur subdomain, mengunggah file situs web, instal SSL di situs web, dan aktivitas lainnya.
cPanel menyediakan navigasi, link, tombol, serta grafik yang mudah dimengerti sehingga seluruh konfigurasi dapat diatur dengan mudah melalui satu tempat saja. Tanpa adanya cPanel, pemilik website hanya bisa mengelola resource website mereka secara manual, yaitu menggunakan Command Line Interface (CLI) yang harus memahami bahasa pemrograman.
Adapun beberapa fungsi dan area yang bisa dikelola melalui cPanel, di antaranya:
- Mempermudah pengelolaan web hosting.
- Mempermudah pengelolaan domain dan subdomain.
- Organisasi file-file website.
- Menyederhanakan pencarian dan backup file.
- Manajemen keamanan, pemasangan SSL, dan pengelolaan password.
- Instalasi software seperti WordPress, Moodle, Joomla dan lain sebagainya.
- Manajemen akun email.
- Mengatur PHP dan database website.
- Memantau penggunaan resource hosting, dan banyak lagi.
- File Manager: Mengelola dan mengatur keseluruhan file.
- Images: Mengatur file gambar, termasuk mengubah ukuran dan formatnya.
- Directory Privacy: Menambahkan privasi yang membatasi akses pengguna ke pengaturan tertentu.
- Disk Usage: Berisi informasi tentang penggunaan ruang penyimpanan.
- Web Disk: Mengakses file website layaknya penyimpanan lokal di perangkat komputer.
- FTP Accounts: Mengatur dan mengelola FTP (File Transfer Protocol).
- Backup: Mencadangkan file website dan cPanel.
- Email Accounts: Membuat dan mengonfigurasi email client.
- Forwarders: Mengatur jalur email yang diterima.
- Email Routing: Meneruskan email ke server tertentu.
- Autoresponders: Mengatur balasan email secara otomatis.
- Mailing List: Membuat daftar email untuk keperluan broadcast.
- Track Delivery: Menampilkan status pengiriman email.
- Email Filters: Menyaring email masuk dengan ketentuan-ketentuan tertentu.
- Email Deliverability: Mengidentifikasi DNS email.
- Spam Filters: Menyaring email yang berpotensi spam.
- Site Publisher: Berisi template website dan menampilkan informasi kontak.
- Domains: Menambahkan serta mengatur domain dan subdomain.
- Redirects: Mengalihkan pengguna ke halaman tertentu pada website.
- Zone Editor: Menambahkan serta mengedit A records, CNAME records, dan MX records.
- Dynamic DNS: Membuat dan mengonfigurasi DDNS.
- phpMyAdmin: Mengelola tabel dan data pada database.
- MySQL Databases: Membuat database dan mengelola informasi dalam jumlah besar untuk menjalankan aplikasi berbasis web.
- MySQL Database Wizard: Fitur ini mirip dengan MySQL Databases, hanya saja MySQL Database Wizard dilengkapi dengan panduan langkah demi langkah sehingga lebih cocok untuk pemula.
- Remote MySQL: Memberikan izin kepada pengguna lain untuk mengakses MySQL secara remote meskipun server atau host-nya berbeda.
- SSH Access: Fitur untuk mengamankan transfer file dan login jarak jauh melalui SSH yang dienkripsi.
- IP Blocker: Memblokir alamat IP untuk mencegah akses menuju website.
- SSL/TLS: Mengelola keys, certificate, dan SSL/TLS request.
- Hotlink Protection: Mencegah situs lain menampilkan konten milikmu.
- Let’s Encrypt SSL: Menyediakan sertifikat tervalidasi domain gratis secara otomatis.
- Visitors: Menampilkan seribu entri terbaru di log server domain.
- Site Quality Monitoring: Memantau kualitas website dengan memindai masalah-masalah umum.
- Errors: Menampilkan entri terbaru di error log untuk mengidentifikasi masalah seperti broken link.
- Bandwidth: Menunjukkan informasi penggunaan bandwidth total dan bulanan.
- Awstats: Memberikan informasi pengunjung website menggunakan statistik visual.



Comments
Post a Comment